"Kami sampaikan bahwa terkait dengan terjadinya musibah itu, kami menyampaikan bahwa perlindungan, keselamatan serta kesehatan bagi warga sekolah ini kami pastikan untuk dapat menjadi prioritas," tegasnya.

Kemudian Mu'ti membolehkan sekolah untuk menyesuaikan jam pelajaran. Sekolah bisa melihat situasi dan kondisi terkini dahulu.

"Nah, untuk lama dan jam belajar dapat disesuaikan. Jam belajar dapat disesuaikan sesuai dengan situasi dan kondisi, tidak harus dilaksanakan penuh sebagaimana jadwal kegiatan pembelajaran yang normal," tuturnya.

Mu'ti menyarankan para guru untuk sekaligus memberikan materi edukasi terkait kesehatan di tengah situasi erupsi ini. Ia juga mengimbau siswa untuk tetap tenang.