NADIKABAR.COM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau proses revitalisasi di SDN 1 Kedungjaya, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat dan menargetkan tuntas pada bulan Desember mendatang.
Mu’ti dalam pernyataan tertulis di Jakarta Pusat pada Rabu mengatakan revitalisasi sekolah hasil penggabungan dua SD tersebut mendapat bantuan pemerintah sebesar Rp1,8 miliar yang digunakan untuk membangun dan memperbaiki 12 ruang kelas, dua ruang administrasi, satu perpustakaan, serta sembilan toilet.
Hingga saat ini, progres pembangunan mencapai sekitar 40 persen dan ditargetkan rampung dalam dua bulan ke depan.
“Ini adalah penggabungan dari dua SD yang di-merger, yang mudah-mudahan dengan revitalisasi ini sarana pembelajaran bisa lebih representatif dan lebih baik lagi,” kata Mendikdasmen Mu’ti.
Ia mengatakan pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan kepala sekolah, masyarakat sekitar, dan Panitia Pembangunan Sekolah.
Selama pekerjaan berlangsung, Mu’ti menjelaskan para murid mengikuti kegiatan belajar mengajar sementara di gedung serbaguna desa dan madrasah.