Pada kesempatan itu, ia juga kembali menegaskan penanganan revitalisasi diterapkan secara bertahap dengan memprioritaskan sekolah yang mengalami kerusakan berat.
“Kami tetap memprioritaskan sekolah yang rusak berat,” ujar Mu’ti.
Adapun sasaran revitalisasi di Kabupaten Cirebon untuk Tahun Anggaran 2026 meningkat dibandingkan sebelumnya.
Tahun ini, pihaknya mencatat program revitalisasi ditujukan bagi 190 sekolah dengan total anggaran mencapai Rp114,4 miliar untuk jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA.
Sementara pada tahun 2025, program revitalisasi satuan pendidikan di kabupaten tersebut menyasar 59 sekolah dengan total anggaran Rp63,1 miliar.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SDN 1 Kedungjaya Lilis Mariyam menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pemerintah Kabupaten Cirebon atas bantuan program revitalisasi sekolah yang diberikan.