NADIKABAR.COM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau pelaksanaan ulang Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari kedua jenjang pendidikan SMA usai mengalami kendala jaringan di sejumlah satuan pendidikan, termasuk di SMA Negeri 68 Jakarta Pusat.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan sekolah tersebut melakukan ujian ulang untuk mata pelajaran (mapel) TKA Bahasa Inggris serta Survei Lingkungan Belajar untuk Asesmen Nasional (AN), karena kendala jaringan pada pelaksanaan TKA gelombang pertama hari kedua pada Selasa (27/10).
“Alhamdulillah, TKA-nya lancar semua. Ini yang kemarin gantinya, yang hari kedua sempat ada gangguan itu. Saya minta mereka tetap rileks, terus tidak usah terlalu panik karena sudah selesai dikerjakan," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti usai meninjau di SMA Negeri 68, Jakarta Pusat, Jumat siang.
Pihaknya juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Mendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026 Tentang Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional Ulang untuk Mata Pelajaran Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar Pada Satuan Pendidikan Moda Daring Gelombang I Hari Kedua Sesi 1 Tahun 2026.
Dalam SE tersebut, pihaknya mengonfirmasi memang adanya kendala teknis pada pelaksanaan TKA hari kedua sesi 1 tanggal 27 Oktober dengan mata uji Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar, sehingga berdampak masif khususnya pada satuan pendidikan yang melaksanakan ujian dengan moda daring.
Karena itu Abdul Mu'ti mengatakan Kemendikdasmen siap memfasilitasi pelaksanaan TKA dan AN ulang untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar pada satuan pendidikan dengan moda tes daring yang terdampak kendala teknis tersebut.
Adapun beberapa ketentuan terkait penyelenggaraan ulang tes tersebut, diantaranya ialah TKA dan AN ulang dilaksanakan pada hari Jumat (30/10), yang dimulai dari pukul 07.00 WIB sehingga satuan pendidikan yang tidak dapat menyelenggarakan TKA dan AN ulang pada waktu yang telah ditentukan dapat mengikuti jadwal susulan sesuai dengan ketentuan.
Bagi peserta yang terdampak kendala teknis, namun telah yakin menyelesaikan salah satu atau kedua sub-tes mata pelajaran (Bahasa Inggris atau Survei Lingkungan Belajar) dapat memilih untuk tidak mengikuti TKA maupun AN ulang yang dimaksud.