Abdul Mu’ti juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang tetap menjalankan tugas di tengah keterlambatan pembayaran tunjangan. Ia meminta para pendidik tetap bersemangat dan memberikan pengabdian terbaik dalam proses pembelajaran.

"Terima kasih dan tetap semangat, Bapak dan Ibu Guru. Mudah-mudahan dengan ditransfernya tunjangan itu kita bisa terus berdedikasi mencerdaskan bangsa," katanya.

Pernyataan tersebut menjadi kabar baik bagi guru non-ASN yang menantikan pencairan tunjangan. Namun, dalam keterangannya, Abdul Mu’ti belum merinci jumlah penerima, besaran dana yang akan disalurkan maupun jadwal pencairan untuk masing-masing daerah.