Mendiktisaintek juga mengajak mahasiswa melihat persoalan Indonesia sebagai pekerjaan rumah bersama yang harus dihadapi dengan optimisme. Berbagai negara yang saat ini memiliki tingkat pendapatan per kapita lebih tinggi, menurutnya, pernah berada pada posisi yang tidak jauh berbeda dengan Indonesia.

Maka tantangan yang dihadapi Indonesia tidak seharusnya membuat generasi muda berhenti bergerak. Menurut Mendiktisaintek, yang lebih penting adalah menentukan ruang kontribusi masing-masing dan mulai memperbaikinya sejak sekarang.

Mendiktisaintek menekankan latar belakang maupun kondisi seseorang hari ini tidak menentukan masa depannya dan mengambil contoh sejumlah tokoh dunia yang mengalami berbagai kegagalan sebelum mencapai keberhasilan.

"Kalau Anda punya keinginan sekarang, anda kejar, anda fight terus, jatuh, bangun, jatuh, bangun, jatuh, bangun, sampai takdir anda bosan dan anda mendapat apa yang diinginkan," tutur Mendiktisaintek Brian Yuliarto.