Kerja sama tersebut, kata dia, dapat diwujudkan melalui penelitian bersama, pertukaran akademik, pengembangan talenta, serta program gelar dan penelitian sesuai kebutuhan.
"Kami berharap forum ini membuka lebih banyak peluang untuk mengembangkan kemitraan semacam itu di antara negara-negara kita," ujarnya.
Brian juga menilai keberadaan Tsinghua Southeast Asia Center di Bali menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kolaborasi antara Indonesia, China, Asia Tenggara dan komunitas internasional.
Pusat tersebut resmi diluncurkan di Bali pada November 2022, bertepatan dengan penyelenggaraan KTT G20 di Bali.
Sejak saat itu, pusat tersebut menjadi wadah pertukaran akademik, pengembangan talenta, serta kerja sama antara Universitas Tsinghua dengan Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.