"Indonesia melihat Tsinghua Southeast Asia Center sebagai jembatan potensial yang menghubungkan China, Indonesia, Asia Tenggara dan komunitas internasional yang lebih luas," katanya.
Menurut Brian, ekosistem kerja sama yang terbentuk di KEK Kura-Kura Bali dengan melibatkan perguruan tinggi, pemerintah, industri dan berbagai mitra lainnya menjadi fondasi untuk membangun kerja sama yang praktis dan berkelanjutan.
Ia menegaskan Indonesia berkomitmen memperkuat kemitraan internasional yang mendukung keunggulan penelitian, inovasi, pengembangan sumber daya manusia, serta pembangunan berkelanjutan.
Brian berharap momentum peringatan 10 tahun strategi global Universitas Tsinghua tidak hanya menjadi perayaan atas pencapaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi momentum memperbarui komitmen terhadap pengetahuan, inovasi, kemitraan dan pembangunan damai.
Ia juga menyambut kedatangan Rektor Universitas Tsinghua Qiu Yong beserta delegasi ke Indonesia dan berharap forum tersebut menghasilkan pembahasan, pertukaran gagasan, serta kerja sama konkret bagi perguruan tinggi, industri dan masyarakat.