NADIKABAR.COM — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan Indonesia harus mempercepat pembangunan industri untuk memanfaatkan momentum bonus demografi dan keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.
Dalam acara Danantara Technology & Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin, Brian mengatakan periode menuju 2045 menjadi fase penting bagi Indonesia karena jendela bonus demografi diperkirakan akan tertutup pada tahun tersebut.
Menurut dia, salah satu kunci untuk keluar dari middle income trap adalah memperkuat industrialisasi. Ia menilai Indonesia perlu menghentikan deindustrialisasi dan memperbanyak pembangunan industri.
Brian mencontohkan pengalaman Korea Selatan, China, dan India yang mengembangkan industri sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi.
“Cukup sudah berbagai teori-teori, tetapi kita harus mendirikan industri secepat-cepatnya. Itu menjadi kunci. Karena dengan industri yang berdiri tentu inovasi akan tumbuh,” ujarnya.
Selain mempercepat pembangunan industri, Brian menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha dan perguruan tinggi dalam penelitian dan pengembangan teknologi.
Ia menekankan riset di kampus perlu menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan industri, bukan hanya berhenti pada publikasi ilmiah.
Di sisi lain, ia menyebut industri perlu meningkatkan keterlibatan dalam pendanaan dan pelaksanaan riset bersama perguruan tinggi.
“Kami juga ingin industri itu berkolaborasi dengan perguruan tinggi karena hampir di banyak negara maju, riset yang berasal dari industri itu lebih dominan ketimbang government spending untuk riset,” katanya.
Brian mencontohkan Turki yang menurut dia memperoleh hingga 70 persen pendanaan riset dari industri.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan jumlah lulusan bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja seiring pembangunan industri berbasis sains dan teknologi.
“Jadi kami di perguruan tinggi sangat menantikan, silakan bapak ibu industri, Danantara, menugaskan kami di perguruan tinggi untuk melakukan diseminasi sumber daya manusia, riset dan selanjutnya untuk mendorong industri yang ada,” ucap Brian.