"Ada beberapa kasus terakhir kemarin, tentu ini menjadi catatan penting, tetapi kita sudah ada SOP-nya, nanti akan ditindaklanjuti dan jangan sampai terulang di lain tempat dengan SOP yang kuat dan ketat dari BGN maupun dari kementerian kita," ucap Wihaji.
Selain mengecek pelaksanaan MBG 3B, Wihaji mengingatkan TPK agar terus mendampingi keluarga berisiko stunting (KRS) di Kabupaten Bandung Barat. Ia menilai TPK memiliki peran penting dalam memastikan intervensi pemerintah menyentuh keluarga sasaran secara langsung.
"Jangan lelah mendampingi keluarga-keluarga yang punya KRS, TPK adalah para pahlawan keluarga di lini lapangan," tuturnya.