Karena itu, Kemenekraf mendorong penguatan ekosistem fesyen agar karya yang dihasilkan para desainer dan pelaku usaha tidak berhenti sebagai produk kreatif, tetapi dapat dikembangkan menjadi sumber nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.
βFesyen Indonesia memiliki kekuatan yang luar biasa, bukan hanya dari segi kualitas dan kreativitas, tetapi juga kekayaan budaya yang senantiasa menjadi sumber inspirasinya,β kata Riefky.
Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Indonesian Fashion Designer Council (IFDC/IPMI) dalam penyelenggaraan Gaya Archive Chapter 4.
Kegiatan yang berlangsung pada 18β27 September 2026 itu menghadirkan arsip karya busana dari 23 desainer yang diterjemahkan dalam instalasi empat musim, yakni Spring, Summer, Autumn, dan Winter.
Menurut Riefky, ruang seperti Gaya Archive dapat membantu memperkenalkan perjalanan karya dan kreativitas desainer Indonesia kepada masyarakat sekaligus membuka peluang agar produk lokal semakin dikenal dan dikembangkan.
βKolaborasi ini diharapkan membuka ruang bagi karya kreatif Indonesia untuk tidak hanya diciptakan, tetapi juga dikenal, diapresiasi, dikembangkan, dan memberi nilai tambah bagi masyarakat,β ujarnya.