NADIKABAR.COM — Jengkol merupakan salah satu bahan makanan yang punya karakter cukup unik. Bagi penggemarnya, aroma khas jengkol justru menjadi bagian dari kenikmatan. Namun bagi sebagian orang, bau tersebut bisa terasa cukup menyengat, baik saat makanan disantap maupun setelahnya.
Aroma jengkol bahkan dapat bertahan di mulut dan napas beberapa waktu setelah makanan tersebut dikonsumsi. Tidak heran jika jengkol sering dianggap sebagai salah satu makanan dengan bau yang paling mudah dikenali.
Lantas, sebenarnya dari mana aroma khas tersebut berasal?
Jawabannya berkaitan erat dengan kandungan senyawa sulfur atau belerang yang terdapat di dalam jengkol.
Jengkol atau Archidendron pauciflorum memiliki sejumlah senyawa yang mengandung sulfur. Penelitian mengenai komponen aroma dari beberapa tanaman berbau khas di Indonesia menemukan bahwa 1,2,4-trithiolane menjadi salah satu komponen utama yang ditemukan pada jengkol.