NADIKABAR.COM — Pernahkah Anda memperhatikan bahwa banyak musisi merilis lagu atau album baru pada hari Jumat? Mulai dari musisi internasional hingga Indonesia, Jumat kerap menjadi pilihan untuk memperkenalkan karya terbaru kepada pendengar.

Kebiasaan ini bukan sekadar mengikuti tren. Ada strategi industri musik di balik pemilihan hari tersebut, mulai dari kebiasaan pendengar menikmati musik pada akhir pekan hingga upaya memperluas jangkauan promosi di platform digital.

Lantas, mengapa Jumat menjadi hari yang identik dengan perilisan musik baru?

Salah satu alasan utamanya adalah kebiasaan masyarakat menikmati hiburan menjelang akhir pekan.

Setelah menjalani aktivitas sekolah, kuliah, atau pekerjaan selama beberapa hari, banyak orang memiliki lebih banyak waktu untuk mendengarkan musik saat Jumat malam hingga Minggu.

Momentum tersebut menjadi peluang bagi musisi untuk memperkenalkan lagu baru ketika pendengar memiliki waktu untuk menikmati karya mereka. Album yang dirilis pada Jumat juga berpotensi mendapatkan perhatian selama beberapa hari berikutnya.

Pertimbangan ini turut didukung oleh riset konsumen yang dilakukan dalam pembahasan penetapan hari rilis musik global. Hasilnya menunjukkan bahwa Jumat dan Sabtu menjadi pilihan yang paling diminati oleh responden yang menginginkan hari khusus untuk menikmati rilisan baru.

2. Mengikuti standar perilisan musik global

Sebelum 2015, jadwal perilisan musik berbeda-beda di setiap negara. Sejumlah pasar musik merilis album pada Senin, sedangkan Amerika Serikat dan Kanada sebelumnya banyak menggunakan Selasa. Negara lain memiliki jadwal yang berbeda.

Perbedaan tersebut membuat pendengar di suatu negara terkadang harus menunggu lebih lama untuk menikmati lagu yang sudah tersedia secara resmi di negara lain.