Untuk kebutuhan pertanian melalui biopestisida ekstrak Oxalis dehradunensis R, ekstrak acem-acem digunakan sebagai bahan alami yang memiliki fungsi sebagai penolak serangga dan insektisida, salah satunya diuji untuk mengatasi serangan lalat buah.

Pengembangan ini memberikan alternatif penggunaan pestisida berbahan alami sekaligus mengubah tanaman yang sebelumnya dianggap gulma menjadi sumber bahan yang bermanfaat bagi petani.

Ike Listiyowati merupakan ahli gizi yang menggagas sejumlah produk olahan makanan dan minuman pendamping ASI untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Dia juga penggerak pencegahan stunting di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Pertama, olahan kacang hijau dan ikan wader bernama Joder, formula makanan pendamping ASI yang mempunyai nilai protein tinggi dan bermanfaat bagi tumbuh kembang balita gizi kurang dan stunting. Implementasi Joder diberikan pada balita gizi kurang dan stunting di Puskesmas Duren, Semarang, selama 30 hari.

Kedua, olahan moringa atau tepung daun kelor dan ikan wader (bubuk Tabur Moriwa). Makanan ini diberikan kepada bayi atau anak usia 6-24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi selain dari ASI yang tinggi protein dan antioksidan.

Ike juga aktif dalam kegiatan Guyub Rawa Pening, gerakan bersama melawan penyebab stunting dan gizi buruk. Gerakan ini kolaborasi keluarga balita dengan dokter spesialis anak, ahli gizi, dan fisioterapis.

Karisma Trinanda Putra mengembangkan GlucoMu, alat untuk memantau kadar gula darah dan kondisi tubuh tanpa perlu mengambil sampel darah. Alat ini menggunakan sensor cahaya (PPG) dan kecerdasan buatan (AI) untuk membaca perubahan pada tubuh dan memperkirakan kadar glukosa secara real-time.

Teknologi ini dirancang sebagai perangkat yang lebih nyaman, portabel, dan terjangkau dibandingkan metode pemantauan gula darah yang harus dilakukan dengan menusuk kulit.

Selain kadar glukosa, GlucoMu juga dapat memantau beberapa kondisi tubuh lainnya, seperti kadar oksigen dalam darah, detak jantung, variabilitas detak jantung, dan kadar hemoglobin.

Masteria Yunovilsa Putra dkk mengembangkan penelitian kratom Kalimantan untuk mengubah tanaman yang selama ini banyak dijual sebagai bahan mentah menjadi bahan baku obat yang lebih bernilai.

Sejak tahun 2022, penelitian dilakukan untuk mendapatkan dan memurnikan senyawa aktif kratom, terutama mitragynine, yang memiliki potensi sebagai pereda nyeri dan antiperadangan. Melalui penelitian dan teknologi ekstraksi, Masteria dkk berhasil menghasilkan ekstrak dengan kandungan mitragynine sekitar 50-85%.

Kemudian teknologi ini dikembangkan sebagai kekayaan intelektual BRIN dan dilisensikan kepada PT SOHO Industri Pharmasi untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi kandidat produk farmasi.

Megi Riomandala merupakan penggagas inovasi Sikeling Pusako (Sistem informasi kesehatan lingkungan Puskesmas Semelako), digitalisasi pelayanan kesehatan lingkungan Puskesmas Semelako, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Sikeling Pusako lahir dari pengalaman dan kepedulian terhadap masalah kesehatan lingkungan masyarakat.