NADIKABAR.COM — Bermain game dalam waktu lama terkadang membuat ibu jari terasa pegal, kaku, bahkan nyeri. Kondisi ini sering dianggap sebagai kelelahan biasa akibat terlalu sering menekan tombol pada joystick atau layar ponsel.

Namun, jika rasa sakit terus muncul dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut bisa berkaitan dengan gangguan yang dikenal sebagai gamer's thumb.

Istilah ini semakin sering digunakan untuk menggambarkan masalah pada ibu jari akibat gerakan berulang saat bermain game. Lantas, apa sebenarnya gamer's thumb, bagaimana gejalanya, dan apakah kondisi ini berbahaya?

Gamer's thumb merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan gangguan pada ibu jari akibat penggunaan berlebihan atau gerakan berulang ketika bermain video game.

Salah satu kondisi medis yang sering dikaitkan dengan masalah ini adalah de Quervain's tenosynovitis, yaitu gangguan pada tendon di sekitar pangkal ibu jari dan pergelangan tangan.

Tendon merupakan jaringan kuat yang menghubungkan otot dengan tulang dan membantu menggerakkan bagian tubuh. Pada kondisi de Quervain, selubung tendon mengalami penebalan atau iritasi sehingga pergerakan tendon menjadi lebih sulit dan menimbulkan rasa sakit.

Menurut American Society for Surgery of the Hand (ASSH), penggunaan perangkat elektronik yang membutuhkan gerakan ibu jari secara berulang dapat memicu keluhan seperti nyeri, pembengkakan, hingga kelemahan pada ibu jari.

Selain pemain game, kondisi serupa juga dapat dialami orang yang terlalu sering menggunakan ponsel untuk mengetik pesan atau melakukan aktivitas berulang lainnya.

Mengapa bermain game bisa memicu gamer's thumb?

Ketika bermain game, terutama melalui ponsel atau controller, ibu jari sering digunakan untuk melakukan berbagai gerakan dalam waktu singkat.