NADIKABAR.COM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq. Ia diamankan terkait dugaan suap penerimaan mahasiswa baru.
Seperti yang diketahui, ada tiga jalur seleksi untuk bisa masuk perguruan tinggi. Dua jalur seleksi dilaksanakan secara nasional berdasarkan prestasi dan tes.
Sedangkan satu jalur seleksi lainnya, yakni mandiri dijalankan langsung oleh pihak kampus. Biaya jalur mandiri biasanya relatif lebih mahal dibandingkan seleksi nasional seperti SNBP dan SNBT.
Untuk bisa masuk kampus melalui jalur mandiri, kampus kerap menetapkan biaya Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau uang pangkal yang relatif cukup besar. Uang pangkal ini perlu dibayarkan di awal perkuliahan, berdampingan dengan uang kuliah tunggal (UKT) yang biasanya ditetapkan pada besaran termahal.
Lalu sebenarnya sejak kapan seleksi mandiri masuk dalam rangkaian penerimaan mahasiswa baru? Dirangkum detikEdu, Jumat (21/8/2026) berikut informasinya.
Universitas Indonesia (UI) menjabarkan sejarah masuk perguruan tinggi negeri (PTN) pertama kali digelar pada 1976. Bisa dibilang cikal-bakal seleksi nasional, penamaan seleksi masuk PTN kerap berganti-ganti.
Awalnya, seleksi masuk perguruan tinggi bernama SKALU (Sekretariat Kerja Sama Antar Lima Universitas), kemudian berturut-turut berubah menjadi SKASU (Sekretariat Kerja Sama Antar Sepuluh Universitas), SIPENMARU (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru), dan UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri).
Pada masa Reformasi, seleksi masuk PTN kembali berganti nama menjadi SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru), kemudian SNMPTN (Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri), dan SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri).
Barulah pada 2023, nama SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) dan SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi) digunakan. Lalu sejak kapan jalur mandiri diterapkan?
Pemerhati pendidikan tinggi yang kini jadi Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen sempat membagikan pendapatnya terkait sistem ini pada 2023. Ia menggambarkan jalur mandiri seperti panen raya bagi PTN.