Aplikasi TeleOTIVA sudah tersedia di App Store dan Play Store. Siti menyebut TeleOTIVA membantu tenaga kesehatan dalam mendokumentasikan citra serviks, mengidentifikasi area serviks dan lesi yang dicurigai serta menyediakan informasi pendukung untuk proses evaluasi dan pengambilan keputusan klinis.

Melalui fitur telemedicine, hasil pemeriksaan dapat dikonsultasikan dengan tenaga medis atau dokter ahli tanpa terkendala jarak, sehingga mendukung pelayanan di puskesmas dan wilayah dengan keterbatasan tenaga spesialis. TeleOTIVA juga menyediakan pencatatan pemeriksaan, dokumentasi hasil dan pemantauan tindak lanjut pasien secara digital.

Inovasi ini bertujuan meningkatkan akses, konsistensi, efisiensi, dan pemerataan layanan skrining kanker serviks, khususnya bagi masyarakat di daerah dengan akses kesehatan terbatas.

TeleOTIVA dikembangkan sebagai sistem pendukung keputusan klinis, bukan pengganti tenaga medis serta memiliki potensi untuk diterapkan dan dikembangkan pada jejaring fasilitas kesehatan secara lebih luas di Indonesia. Menurut Siti, TeleOTIVA telah memberikan dampak nyata dalam memperluas akses skrining prakanker serviks berbasis AI dan telemedicine.