NADIKABAR.COM — Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin direncanakan akan menghadiri proses pemakaman mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo (Subagyo HS) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.
"Rencananya besok (Menhan hadiri pemakaman)," kata Rico.
Sebagai informasi, Subagyo meninggal dunia di RS Panti Rapih, Yogyakarta pukul 16.20 WIB, hari ini.
Jenazah almarhum direncanakan akan diterbangkan dari Bandara Adisucipto, Yogyakarta pada Selasa pagi.
Setelah itu, jenazah dijadwalkan sampai di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pukul 09.00 WIB dan selanjutnya di bawa ke Mabes AD untuk disemayamkan dan disholatkan.
Dari sana, barulah jenazah di bawa ke TMP Kalibata untuk dimakamkan dengan prosesi upacara militer.
Subagyo HS merupakan perwira TNI lulusan AKABRI Magelang tahun 1970. Perwira TNI jebolan korps Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu memiliki rekam jejak karir yang gemilang.
Di tahun 1994-1995, dia menempati posisi strategis sebagai Komandan Jenderal (Danjen Kopassus) dengan pangkat bintang dua.
Di posisi itulah Subagyo menjadi komandan dari Presiden Prabowo Subianto yang saat itu berpangkat bintang satu sebagai wakil komandan jenderal (Wadanjen Kopassus)
Setelah itu, posisi Subagyo sebagai Danjen Kopassus digantikan oleh Prabowo.
Karir Subagyo pun semakin meroket hingga akhirnya dia berhasil menjabat sebagai KSAD pada Februari 1998 sampai 1999 November.
Subagyo juga tercatat sebagai satu satunya jenderal angkatan darat yang menjabat KSAD di tiga periode presiden yakni Soeharto, BJ Habibie, dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur).