Diketahui, sejumlah pakar dari BRIN dan akademisi menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini. Mereka dipanggil presiden dalam ratas membahas penanganan lahan gambut.

"Hari ini kita diundang untuk membahas masalah gambut. Jadi gambut ini ada dua hal. Pertama tentu masalah karhutla yang harus kita selesaikan. Yang kedua adalah bagaimana sustainable use dari gambut," kata Kepala BRIN Arif Satria saat tiba di Istana, Kamis siang.

Adapun para pakar dan akademisi yang mengikuti ratas, antara lain Bagus Muljadi (Nottingham University), Azwar Maas (UGM), Zakaria Amsari (Universitas Tanjungpura), Haris Gunawan (UNRI), Darmae Nasir (Universitas Palangka Raya), Henrik Segah (Universitas Palangka Raya), Yulianto S. Nugroho (UI), Asmari Saad (Universitas Jambi), Puji Lestari (ITB), Indratmo Soekarno (ITB), Made Hesti Lestari (BRIN), Ahmad Kurnain (Universitas Lambung Mangkurat), Bambang Kun Cahyono (UGM), Sigit Sutikno (UNRI), Ati Dwi Nurhayati (IPB), Muhammad Agung Santoso (UI), serta Elham Sumarga (ITB).