"Apa cita-citanya?" tanya Menteri Agus lagi.
"Cita-citanya mau jadi pramugari," jawab si anak.
Dia pun berpesan kepada anak perempuan tersebut untuk meraih prestasi di sekolah dan mendoakan agar cita-citanya tercapai.
Sambungan panggilan video lalu beralih ke Kaltim. Kakanwil Ditjenpas Kaltim melaporkan dirinya tengah berada di kediaman pegawai Bernama Bayu.
"Di Kalimantan Timur itu ada lima orang yang terdampak ISPA. Satu dari Lapas Nunukan itu anaknya; satu dari Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kaltimtara," kata Kakanwil Ditjenpas Kaltimtara.
Lima pegawai pemasyarakatan lainnya, yang berasal dari UPT Lapas Kelas IIA Tenggarong juga mengidap sakit yang sama. Dia pun berterima kasih karena Menteri Agus telah mengirimkan bantuan untuk pegawai yang sakit.
"Tentunya kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang disampaikan untuk saudara kami di sini. Terkait penanganan yang sudah kami lakukan, selama adanya karhutla di Kalimantan Timur, seluruh satker di sini baik dari pemasyarakatan maupun imigrasi telah melakukan kegiatan pemberian bansos," terang Kakanwil Ditjenpas Kaltim.
"Selama ini pemberian bansos rutin, tapi kali ini kami fokuskan untuk teman-teman yang terdampak karhutla tersebut. Lima orang ini memang untuk hari ini alhamdulillah sudah lebih baik, untuk yang bersangkutan maupun keluarganya," ungkap Kakanwil Ditjenpas Kaltimtara.