Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Menjaga rasa dalam setiap tarikan busur
Tiga hari mungkin bukan waktu yang lama bagi sebagian orang. Namun, bagi atlet para panahan Indonesia Kholidin, tiga hari tanpa menarik tali busur sudah cukup untuk
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 17:40 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Teknik itu dikembangkannya setelah mengalami kecelakaan pada 2017 yang mengakibatkan salah satu tangannya harus diamputasi.
Sebelum kecelakaan tersebut, Kholidin telah mengenal olahraga panahan sejak 2016. Kehilangan satu tangan tidak membuatnya meninggalkan olahraga yang baru setahun ditekuninya itu.
Ia kembali mencoba memanah menggunakan gigi tidak lama setelah kecelakaan. Sejak saat itu, pengulangan gerakan menjadi bagian penting untuk mempertahankan ketepatan bidikannya.
Ketekunan tersebut kembali membuahkan hasil pada Asian Para Games 2026.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.