NADIKABAR.COM — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan pihaknya mengirimkan 500 ribu masker tambahan untuk tiap provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan (kathutla), disertai Oxygen Concentrator (OC) dan obat-obatan sesuai kebutuhan daerah, serta memperluas layanan rumah oksigen.

"Seluruh Puskesmas di wilayah terdampak wajib membuka layanan rumah oksigen dan menjamin ketersediaan obat-obatan, khususnya untuk penanganan ISPA dan diare," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Menkes di Jakarta, Senin, mengatakan pemenuhan kebutuhan logistik kesehatan di daerah terdampak asap tebal tidak boleh tertunda dan memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah.

Untuk memberi perhatian khusus kepada anak, ibu hamil, dan lansia, Kemenkes bersama pemerintah daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan tenaga kesehatan setempat menyiagakan penjangkauan layanan posyandu ke rumah-rumah.

Dia menjelaskan layanan posyandu ke rumah warga ini disiapkan untuk memastikan anak, ibu hamil, dan lansia, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal saat masyarakat diimbau bertahan di dalam rumah.