NADIKABAR.COM β€” Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyatakan ketidakpastian ekonomi global berpotensi meningkatkan tantangan pembiayaan bagi Indonesia, terutama ketika pemerintah berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai delapan persen.

Dalam acara International Fora for Kredit Program Pemerintah di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis, Airlangga mengatakan berbagai lembaga internasional, termasuk Dana Moneter Internasional (IMF), memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global melambat menjadi sekitar tiga persen.

β€œKita masih tetap tidak dalam ketidakpastian,” kata Airlangga.

Ia menyebutkan harga minyak dunia telah meningkat sekitar 70 persen hingga berada di atas 100 dolar AS per barel.

Sementara itu, konflik yang berlangsung lebih dari enam bulan belum memperlihatkan tanda-tanda penyelesaian.