Dengan demikian, santri tidak hanya memiliki fondasi agama yang kuat, tetapi juga siap menjadi pemimpin, tokoh masyarakat, sekaligus pengusaha yang mampu menciptakan peluang ekonomi.

Muhaimin Iskandar berharap lulusan pesantren memiliki akses dan koneksi yang memungkinkan mereka mengembangkan usaha secara lebih luas.

Dukungan tersebut perlu mencakup pengembangan kurikulum, infrastruktur, pembinaan usaha, hingga perluasan akses pasar.