"Ekosistem digital seharusnya tidak hanya berbicara tentang besarnya angka transaksi, tetapi juga bagaimana membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat," kata Syarif.

Menurutnya, idEA mendorong tiga agenda pemberdayaan, yakni peningkatan kapasitas UMKM melalui edukasi dan pendampingan, pengembangan wirausaha muda melalui program Goes to Campus, serta perluasan akses pasar produk lokal melalui promosi dan bazar.

Harbolnas 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10 - 16 Desember 2026 dengan target transaksi mencapai Rp40 triliun. Target tersebut meningkat sekitar 5 - 10 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.