"Atas nama pemerintah Indonesia, saya mengucapkan selamat datang kepada para delegasi negara-negara anggota International Coconut Community (ICC)," katanya.

Menko Zulhas juga memberikan apresiasi kepada ICC atas penyelenggaraan perayaan tahun ini yang mengangkat tema 'Coconut in Times of Uncertainty: Securing Food, Energy, and Livelihoods'. Tema yang artinya "Kelapa di Masa Ketidakpastian: Mengamankan Pangan, Energi, dan Penghidupan" itu sangat relevan dengan tantangan global pada saat ini.

"Di bawah kepemimpinan bapak Presiden Prabowo, sektor pertanian dan pangan dikukuhkan sebagai prioritas utama pembangunan nasional untuk Indonesia," katanya menambahkan.

Acara 'World Coconut Day 2026' di Kota Manado, dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, bupati dan wali kota, Direktur Jenderal International Coconut Community (ICC) Jelfina C. Alow, pejabat setingkat deputi dari Malaysia, Filipina, Papua Nugini, perwakilan duta besar negara sahabat, akademisi, pelaku usaha, petani kelapa, serta undangan lainnya.

Acara berskala global ini diselenggarakan oleh ICC yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Manado pada tanggal 7–10 Oktober 2026.

Tema ini menyoroti bagaimana kelapa memiliki peran yang sangat krusial dalam menghadapi ketidakpastian iklim dan ekonomi global melalui tiga pilar utama: