NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan (Zulhas) mengoordinasikan penyelesaian penempatan manajer dan kerja sama layanan dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah dibangun segera beroperasi. Dua hal tersebut menjadi fokus rapat koordinasi terbatas tingkat menteri mengenai KDKMP.
Percepatan operasional KDKMP juga diperkuat dengan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dalam kerangka tersebut, Zulhas mengoordinasikan tindak lanjut lintas kementerian, BUMN, dan lembaga terkait agar kesiapan bangunan diikuti penempatan manajer serta tersedianya barang dan layanan bagi masyarakat.
Hingga saat ini, pembangunan fisik 26.569 unit KDKMP telah rampung 100%. Lima provinsi dengan jumlah unit selesai dibangun tertinggi ialah Jawa Timur (Jatim) 5.907 unit, Jawa Tengah (Jateng) 5.788 unit, Jawa Barat (Jabar) 2.299 unit, Sumatera Utara (Sumut) 1.427 unit, dan Aceh 1.317 unit.
Menurut Zulhas, penyelesaian bangunan perlu segera diikuti kesiapan pengelola, pasokan barang, dan layanan. Karena itu, pemerintah membahas hambatan penempatan manajer sekaligus mempercepat kerja sama dengan pihak yang akan menyediakan layanan di KDKMP.
PT Agrinas Pangan Nusantara telah menandatangani 28.891 kontrak kerja manajer KDKMP. Para manajer dijadwalkan mulai bertugas pada 1 Oktober 2026 dengan status pegawai berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.
Gaji manajer mengikuti ketentuan wilayah penempatan, dengan kisaran yang disampaikan dalam rapat Rp 6,8 juta hingga Rp 8,3 juta per bulan.