Menanggapi keluhan calon manajer yang ditempatkan jauh dari domisili, Zulhas menjelaskan jumlah manajer yang direkrut saat ini lebih banyak daripada jumlah koperasi yang siap beroperasi. Pemerintah akan melakukan penyesuaian penempatan setelah proses penerimaan awal selesai dan koperasi yang lebih dekat telah siap.
"Manajernya memang sudah banyak, sementara koperasinya belum sebanyak itu. Jadi, yang sekarang ditempatkan jauh dari domisili nanti akan disesuaikan setelah koperasi-koperasi selesai dibangun," ujar Zulhas, dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).
Berdasarkan data penempatan, 71,91% manajer ditempatkan dalam radius maksimal 50 kilometer (km) dari domisili dan 88,28% tetap berada di provinsi asal. Kasus penempatan yang jauh akan menjadi perhatian dalam proses penyesuaian tersebut.
"Misalnya, ada yang tinggal di Depok tetapi ditempatkan di Gorontalo. Tentu itu jauh sekali," jelas Zulhas.
"Setelah diterima, nanti akan disesuaikan dengan koperasi terdekat dari domisilinya," sambungnya.