NADIKABAR.COM β Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyiapkan bantuan sebanyak 1 juta ton beras subsidi untuk didistribusikan di setiap pasar tradisional.
Menko pangan Zulkili Hasan saat ditemui di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa bantuan pangan1 juta ton tersebut persiapkan untuk beras dengan harga murah dan diperuntukkan bagi kelompok masyarakat desil 5 sampai 7.
"Bantuan satu juta ton beras untuk warga kita yang desil 5, 6 dan 7," kata Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja di Kota Kendari.
Zulkifli Hasan menyampaikan bantuan tersebut akan disalurkan melalui pasar-pasar tradisional dan resmi setiap daerah.
Ia mengatakan program operasi pasar beras subsidi ini sudah tersalurkan sebelumnya oleh pemerintah. Hal tersebut sebagai upaya pemerintah dalam menyediakan pangan beras murah sehingga menjalankan stok harga di pasar.
"Di pasar harganya Rp15 ribu, ini Bulog akan mengedarkan, menjual Rp12.500. Jadi, harganya tidak sama dengan harga pasar, tidak naik, bahkan turun. Ini jumlahnya 1 juta ton juga," ucapnya.
Dia menyadari dampak musim kemarau dan tingginya harga beras terkadang menyulitkan masyarakat desil 5, 6 dan 7 sulit mendapat beras berkualitas.
Untuk itu, pihaknya berharap melalui program tersebut, masyarakat bisa mendapat stok beras berkualitas yang membantu kebutuhan rumah tangga mereka.
"Ya, yang ini akan masuk ke pasar-pasar tradisional. Sehingga nanti kalau ibu-ibu emak-emak belanja beras, berasnya bagus, ya, tetapi beras yang disubsidi oleh pemerintah," ungkap Zulkifli Hasan.
Sebelumnya Zulkifli Hasan juga mengatakan, Pemerintah menyiapkan bantuan beras sebanyak 1 juta ton untuk 33,2 juta penerima manfaat dari kalangan warga kurang mampu yang masuk dalam kategori desil 1 sampai 4.
"Jadi kami siapkan bantuan beras 1 juta ton atau 1 miliar kilogram untuk 33,2 juta penerima," katanya saat memonitor penyaluran bantuan pangan periode OktoberβDesember 2026 di Kota Kendari.
Dia menyebutkan bahwa bantuan beras satu juta ton ini disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kurang mampu utamanya beras.
Selain subsidi beras, Zulkifli Hasan mengatakan, pemerintah juga menyiapkan bantuan subsidi jagung untuk pakan ternak. Ia menyebutkan subsidi jagung sebanyak 150.000 ton dengan harga Rp5 ribu per kilogram.
Pihaknya berharap bantuan subsidi jagung tersebut bisa menjaga stok harga di pasar yang kini bahkan sudah mencapai Rp8 ribu per kilogram.
"Karena harga sekarang di pasar bisa Rp7.000, bisa Rp6.500, bahkan ada yang Rp8.000. Tentu ini untuk menjaga pangan pokok agar tidak bergejolak," tambah Zulkifli Hasan.