Ia menegaskan bahwa kemajuan tidak hanya dapat tumbuh di kota-kota besar, tetapi juga dari daerah yang memiliki ekosistem pendidikan dan tradisi keilmuan yang kuat.
"Kemajuan bukan hanya di Jakarta, bukan hanya di Surabaya, Bandung, atau Medan. Kemajuan bisa tumbuh dan menjadi kekuatan utama di manapun, termasuk di Situbondo, kalau kita istikamah dan konsisten pada fondasi ilmu pengetahuan dan teknologi," kata dia.
Ia menekankan pentingnya kemampuan generasi muda untuk terus belajar dan memperbarui pengetahuan setelah menyelesaikan pendidikan formal.
Para sarjana dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menciptakan solusi baru.