NADIKABAR.COM β Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono akan melanjutkan sejumlah pekerjaan yang telah dijalankan oleh pendahulunya, Pratikno, dengan fokus pada orkestrasi dan koordinasi penguatan program bidang pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan bencana.
βSeperti yang disampaikan oleh Pak Pratik (Pratikno), saya melanjutkan pekerjaan beliau di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini,β kata Sugiono saat serah terima jabatan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin.
Sugiono mengatakan Kemenko PMK memiliki cakupan tanggung jawab yang luas, karena berkaitan dengan kehidupan manusia Indonesia sejak lahir hingga meninggal dunia.
Menurut dia, luasnya spektrum tanggung jawab tersebut menjadi amanat besar yang harus dijalankan dengan baik. Sugiono berjanji bakal menyempurnakan berbagai hal yang sebelumnya telah berjalan di bawah komando Pratikno.
βJadi, saya kira merupakan suatu amanat yang besar. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada Pak Pratik yang sudah menyiapkan semuanya dengan begitu cermat, dengan begitu baik," ujar Sugiono.
Sugiono mengaku dirinya akan terus memantau sejumlah bidang yang menjadi fokus dalam rangka menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto. Fokus tersebut, antara lain mencakup sektor pendidikan, kesehatan, serta ketahanan bencana.
Ia menegaskan Kemenko PMK memiliki peran strategis dalam menyinergikan, mengorkestrasi dan memobilisasi berbagai kementerian yang berada di bawah koordinasinya. Dengan peran tersebut, Sugiono berharap berbagai program, harapan, dan cita-cita pemerintah dapat terlaksana dengan baik.
βTadi saya menyampaikan bahwa fokus yang akan kita terus pantau dalam rangka menyukseskan program Bapak Presiden, program pemerintah,β kata dia.
Sementara itu, Mantan Menko PMK yang kini menjabat Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Pratikno menyampaikan sejumlah isu prioritas Kemenko PMK kepada penggantinya, Sugiono, termasuk rehabilitasi pascabencana.
"Saya sudah sampaikan ke Pak Sugiono tentu saja ada beberapa agenda, salah satunya kita koordinasi untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di berbagai tempat," ujar Pratikno.
Selain penanganan pascabencana, Pratikno mengatakan sejumlah isu pendidikan juga telah disampaikan, termasuk pendidikan negeri gratis, Sekolah Unggul Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi.
Ia menyebut Kemenko PMK juga menangani berbagai persoalan kesehatan serta agenda pembangunan manusia dan kebudayaan.