NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono mengapresiasi upaya Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) dalam memulihkan wilayah terdampak bencana di Sumatera. Setelah berjalan sekitar 11 bulan, proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan perkembangan signifikan.

Adapun realisasi progres kegiatan pemulihan yang dianggarkan pada Tahun Anggaran (TA) 2026 telah mencapai sekitar 96-98%. Capaian tersebut mencerminkan kemajuan pelaksanaan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah memperoleh alokasi anggaran pada 2026.

Sementara itu, upaya pemulihan secara keseluruhan masih terus berlanjut, termasuk penyelesaian berbagai pekerjaan yang dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah ditetapkan.

Dalam kunjungannya sebagai Ketua Tim Pengarah Satgas PRR, Sugiono menerima laporan perkembangan pemulihan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, selaku Ketua Satgas PRR, termasuk berbagai capaian dan kendala yang masih dihadapi.

Sugiono menilai berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah menunjukkan kerja keras dalam memenuhi tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat di wilayah terdampak.

Upaya tersebut meliputi penerbitan regulasi, dukungan anggaran, serta pemulihan fasilitas dan layanan dasar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Dan saya kira ini merupakan suatu kerja keras yang luar biasa yang patut diapresiasi di tengah berbagai keadaan, kita pemerintah yang dipimpin oleh Bapak Presiden [Prabowo Subianto] masih bisa menyelesaikan tanggung jawabnya dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat mengatasi masalah-masalah yang ada di daerah bencana," ujar Sugiono dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/2026).