Hal tersebut disampaikan Sugiono saat mengunjungi Posko Nasional Satgas PRR Pascabencana Sumatera di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (26/10).
Sugiono menegaskan upaya pemulihan perlu terus diperkuat melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda), dan seluruh unsur terkait.
Menurut Sugiono, percepatan penyelesaian pekerjaan yang masih tersisa menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.
Selain memastikan percepatan pemulihan berjalan, Sugiono juga mengingatkan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana berikutnya.
Menurut Sugiono, perubahan iklim dapat memengaruhi pola curah hujan di Indonesia. Wilayah di utara khatulistiwa diperkirakan mengalami peningkatan curah hujan, sedangkan wilayah di selatan khatulistiwa cenderung lebih kering dibandingkan kondisi normal dalam beberapa dekade mendatang.
"Oleh karena itu, upaya-upaya mitigasi juga harus kita masukkan dalam perhitungan kita sehingga jika terjadi bencana kita lebih siap dan upaya-upaya penanggulangan maupun rehabilitasi bisa kita lakukan dengan secepat-cepatnya," katanya.
Sugiono menekankan upaya rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya diarahkan untuk memulihkan kondisi wilayah terdampak, tetapi juga perlu mempertimbangkan risiko bencana di masa mendatang.