Menurutnya, percepatan penyelesaian pekerjaan yang masih tersisa menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.
Selain memastikan percepatan pemulihan berjalan, Sugiono juga mengingatkan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana berikutnya.
Menurutnya, perubahan iklim dapat memengaruhi pola curah hujan di Indonesia. Wilayah di utara khatulistiwa diperkirakan mengalami peningkatan curah hujan, sedangkan wilayah di selatan khatulistiwa cenderung lebih kering dibandingkan kondisi normal dalam beberapa dekade mendatang.
"Oleh karena itu, upaya-upaya mitigasi juga harus kita masukkan dalam perhitungan kita sehingga jika terjadi bencana kita lebih siap dan upaya-upaya penanggulangan maupun rehabilitasi bisa kita lakukan dengan secepat-cepatnya," kata Sugiono.
Sugiono menekankan upaya rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya diarahkan untuk memulihkan kondisi wilayah terdampak, tetapi juga perlu mempertimbangkan risiko bencana di masa mendatang.
Untuk itu, koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh unsur terkait perlu terus diperkuat agar pelaksanaan pemulihan dapat berjalan beriringan dengan langkah-langkah mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.