NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman memastikan pemerintah telah maksimal dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Hal tersebut terlihat dari kerja badan nasional penanggulangan bencana (BNPB), TNI, Polri dan seluruh elemen pemerintah dalam menangani karhutla dua bulan terakhir.

"Prajurit-prajurit TNI kita, Kepolisian, kemudian dari Manggala, dan petugas-petugas lain dari pemerintah daerah, bahkan melibatkan masyarakat ini sudah all out lah untuk menangani kebakaran hutan ini," kata Dudung saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin.

Tidak hanya pengerahan tenaga saja, Dudung mengatakan pemerintah telah mengerahkan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI seperti helikopter, pesawat untuk melakukan water bombing dan operasi modifikasi cuaca (OMC).

Bahkan, pihaknya juga tengah berupaya melakukan ragam metode pemadaman api mengandalkan hasil riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Upaya-upaya itu sudah dilaksanakan, korban juga banyak yang berjatuhan untuk menangani ini, dan kita masih terus bisa melakukan," jelas Dudung.

Seluruh upaya maksimal itu, lanjut Dudung, cukup membuahkan hasil walau kebakaran sampai saat ini masih terjadi.

"Tapi memang begitu sulitnya dalam menangani permasalahan-permasalahan karhutla ini, tidak semudah apa yang kita bayangkan," terang Dudung.

Karenanya, Dudung memastikan seluruh upaya-upaya yang telah dilakukan hingga saat ini akan dikerahkan dengan lebih maksimal.

Pihaknya juga tidak menutup diri akan tawaran bantuan penanganan karhutla dari negara lain.

Dengan penanganan yang konsisten dan tepat sasaran, Dudung yakin pemerintah dalam waktu dekat mampu menyelesaikan permasalahan karhutla.

"Jadi itu yang perlu saya sampaikan kepada masyarakat. Sekali lagi, bahwa penanganan ini kita tangani secara serius," tutup Dudung.