NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Dirut Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani memantau penyaluran bantuan 10.470 kilogram (Kg) beras di Desa Wayame, Kota Ambon, Maluku. Beras tersebut diperuntukkan bagi 349 penerima bantuan pangan (PBP).

"(349 PBP itu), mendapat 30 Kg beras sekaligus untuk bulan Juli, Agustus dan September (dengan total 10.470 Kg) karena satu bulan 10 Kg. Sebab kalau dikirim satu-satu, apalagi kalau jauh, biaya distribusinya mahal," kata Zulhas kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

Penyaluran bantuan pangan komoditi beras itu dipusatkan di Kantor Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (3/9). Zulhas menjelaskan bantuan beras dari Presiden Prabowo Subianto untuk tiga bulan sekaligus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi distribusi.

"(Efisiensi ini) khususnya bagi wilayah yang memiliki tantangan geografis dan biaya logistik relatif tinggi," jelasnya.

Zulhas menuturkan bantuan beras tersebut sengaja dipercepat karena memasuki periode yang berpotensi menghadapi kondisi paceklik. Menurutnya, ketersediaan pangan menjadi penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas pangan.

"Memang saya minta dipercepat, karena sekarang lagi kemarau, lagi paceklik, bukan waktunya panen. Otomatis harga akan naik sedikit. Tentu akan membutuhkan bantuan, maka kita perlu percepat," ujarnya.

Zulhas melanjutkan untuk wilayah Maluku, penyaluran bantuan beras telah mencapai sekitar 60 persen. Saat ini, Perum Bulog terus melakukan percepatan terhadap sisa penyaluran dan didukung pemerintah daerah.

"Ini bisa terlaksana dengan baik karena kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, bupati, gubernur, wali kota, dan Bulog. Ini adalah bagian dari bantuan pemerintah yang manfaatnya harus benar-benar sampai kepada masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan untuk Maluku, bantuan beras alokasi Juli-September 2026 diberikan kepada 265.900 PBP dengan total kuantum 7.977.000 Kg atau 7.977 ton.

"Khusus Kota Ambon, alokasi mencapai 761.490 Kg untuk 25.383 PBP. Sementara di Kecamatan Teluk Ambon terdapat 3.538 PBP dengan alokasi 106.140 Kg, termasuk 349 PBP di Desa Wayame dengan total 10.470 Kg," jelasnya.

Ahmad menambahkan bahwa Bulog akan melaksanakan pengawasan secara ketat dalam proses penyaluran beras dengan melibatkan TNI dan Polri. Bulog juga memastikan kualitas beras yang diterima masyarakat tetap terjaga.

"Intinya, kami akan melaksanakan pengawasan secara ketat dan bersinergi dengan teman-teman di wilayah, terutama TNI dan Polri, untuk memastikan bantuan ini tersalurkan dengan baik," imbuhnya.