"Kami sudah periksa bahwa untuk lebih dari 250 frekuensi yang kita sediakan sesuai kebutuhan dari Dorna sudah terpenuhi dan lancar," jelasnya.
Menurutnya, kesiapan frekuensi ini sangat krusial mengingat jumlah penonton yang diperkirakan membludak, mencapai sekitar 150.000 penonton di dalam Sirkuit Mandalika, dengan total orang yang berada di kawasan ekonomi khusus Mandalika bisa mencapai 200.000 orang.
Selain itu, ajang ini akan disiarkan secara live di minimal 100 televisi mancanegara, sehingga membutuhkan penguatan frekuensi yang maksimal.
"Di sini ada kurang lebih 150.000 penonton dengan total orang yang berada di wilayah ini sampai 200.000, itu juga pasti perlu penguatan dari frekuensi," ujarnya.
"Dan yang paling utama juga ini akan live di 100 televisi mancanegara dan itu juga perlu penguatan frekuensi, sehingga apa yang terjadi di sini dapat tersiar dengan baik di banyak negara," katanya.