Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, pemerintah juga telah menyiapkan empat unit mobile BTS tambahan dan memanggil seluruh operator seluler untuk meningkatkan kapasitasnya selama MotoGP berlangsung.
Selain itu, tim juga disiagakan di Bandara Lombok untuk mengamankan frekuensi penerbangan yang meningkat selama event.
Sementara itu, Direktur Utama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Ahmad Fajar mengatakan kesiapan infrastruktur Sirkuit Pertamina Mandalika pada MotoGP Indonesia 2026 telah siap 100 persen.
"Sirkuit Mandalika telah siap 100 persen digunakan untuk balapan, termasuk perangkat elektronik telah siap," katanya.