"Koperasi memberi bentuk nyata pada semangat tersebut. Anggota menghimpun modal, memilih pengurus, mengawasi pengelolaan, dan menikmati hasil secara adil," ungkapnya.
Terkait ekonomi syariah, Ferry mengatakan kemajuan sektor busana muslim, makanan halal, pariwisata, dan keuangan syariah perlu melibatkan koperasi untuk memperbaiki mutu produk, memperluas pemasaran, dan meningkatkan pendapatan anggota.
"Koperasi syariah, UMKM, pesantren, dan pasar tradisional adalah akar ekonomi rakyat. Perbankan syariah, pasar modal, serta dana sosial melengkapi dukungan. Semuanya harus saling menguatkan," ucapnya.
Ferry menegaskan kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kini menjadi wadah utama untuk mewujudkan visi tersebut. Tugas utamanya adalah memotong rantai pasok yang panjang dan menekan biaya distribusi yang membebani harga di tingkat konsumen.
"Peran kalangan cendekiawan dapat mempertemukan pengetahuan dengan kebutuhan usaha melalui riset dan pendampingan. Jejaring pasar juga perlu membantu koperasi bersaing," ujarnya.