Sementara itu, Kepala Bakom Syahganda Nainggolan menekankan peran strategis kaum muda, cendekiawan, dan komunitas seperti ICMI untuk turut mendampingi koperasi serta memberdayakan ekonomi rakyat. Ilmu pengetahuan, jaringan, dan kemampuan komunikasi harus diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, bukan sekadar untuk kepentingan pribadi.
"Sampaikan apa yang benar, bantu yang lemah agar didengar, pastikan kebijakan dipahami dan dirasakan manfaatnya di lapangan," ungkapnya.
Dia menambahkan koperasi harus hadir untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok, penampungan hasil produksi, hingga akses permodalan yang adil.
"Jika koperasi benar-benar tumbuh dan dikelola dengan baik, Indonesia tidak hanya akan berdiri tegak secara ekonomi, melainkan juga mewujudkan keadilan yang menjadi cita-cita bangsa sejak awal kemerdekaan," tutupnya.