Ia menjelaskan SI akan mengaktifkan seluruh cabang untuk membantu masyarakat keluar dari jeratan pinjaman ilegal, memberikan bantuan pangan, serta menangani persoalan kemiskinan.

Ia menyebut SI memiliki sejarah perjuangan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada perdagangan, tetapi juga mengedepankan keadilan, solidaritas, dan nasionalisme sebagai bagian dari dakwah ekonomi.

Ia berharap dukungan seluruh anggota dapat memperkuat pelaksanaan program organisasi, termasuk gerakan koperasi, kewirausahaan umat, ekonomi syariah, serta kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.