Kendati demikian pada intinya, dirinya menuturkan tidak ada satu pun elemen pemerintah yang tidak sedih dengan adanya kebakaran hutan.

"Presiden tiap hari punya atensi yang terkait dengan kebakaran tersebut," ujarnya.

Untuk itu ke depannya, Supratman berharap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP), di bawah kepemimpinan yang baru, bisa menjadikan situasi karhutla yang terjadi belakangan ini sebagai pelajaran.

Berbagai masukan masyarakat untuk mencegah maupun menangani karhutla yang masuk ke Kemenkum melalui program PASTI Ada Solusi, kata dia, akan disampaikan kepada Menteri Perencanaan Umum (PU), Menteri Kehutanan, dan Kepala BNPB.

Dengan demikian, ia mengaku prihatin, apalagi tempat asalnya di Sulawesi Tengah, juga menjadi wilayah yang terdampak asap akibat karhutla.