NADIKABAR.COM — Pemerintah Indonesia memperkuat koordinasi lintas kementerian dan kerja sama dengan negara mitra untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab guna mencegah dampak kebakaran lintas batas.

Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir memimpin rapat koordinasi tingkat menteri untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan negara-negara di kawasan dalam upaya penanggulangan karhutla lintas batas, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Penanganan karhutla menjadi prioritas utama. Untuk memutus mata rantai praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab, diperlukan sinergi seluruh kementerian dan lembaga terkait serta kerja sama yang baik dengan negara mitra," kata Menlu sebagaimana tercantum dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu.

Rapat tersebut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, serta perwakilan Kementerian Keuangan. Pertemuan itu secara khusus menindaklanjuti arahan Presiden terkait penanganan praktik bisnis tidak bertanggung jawab yang berdampak pada karhutla di wilayah Indonesia.