NADIKABAR.COM — Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot, Selasa (6/10), menyatakan bahwa Prancis harus “menulis kisahnya sendiri” daripada membiarkan pihak lain mendefinisikan peristiwa yang terjadi di negara tersebut.

Dia menyampaikan pernyataan tersebut untuk menanggapi komentar Presiden AS Donald Trump mengenai protes siswa sekolah menengah yang sedang berlangsung di Prancis.

"Jika kita tidak menulis kisah kita sendiri, pihak lain yang akan menulisnya untuk kita," kata Barrot sebagaimana dikutip oleh saluran penyiaran BFMTV, seraya memperingatkan agar Prancis tidak membiarkan dirinya "menjalani kisah yang ditulis orang lain."

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Trump mengaitkan protes yang dipimpin oleh para siswa di Prancis itu dengan apa yang ia sebut sebagai "migrasi massal yang tak terkendali" dan Islam.