Kunjungan ini dilakukan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian, pada awal Oktober lalu, bahwa Moskow siap berkontribusi dalam upaya mediasi.
Rusia dan Iran, dua negara yang paling banyak dijatuhi sanksi di dunia, menjalin hubungan yang erat. Kerja sama militer dan ekonomi di antara kedua negara justru semakin meningkat sejak Rusia menginvasi Ukraina pada tahun 2022 lalu.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa pembahasan selama kunjungan Lavrov ke Iran diperkirakan akan berfokus pada "cara-cara untuk menyelesaikan krisis internasional akut yang dipicu oleh agresi ilegal AS dan Israel terhadap Iran".
Disebutkan juga oleh Kementerian Luar Negeri Rusia bahwa perang Timur Tengah telah mengguncang stabilitas dan keamanan "tidak hanya di kawasan Timur Dekat dan Timur Tengah, tetapi juga dalam skala global".