"Melalui partisipasi demokratis, dialog, dan penghormatan terhadap perbedaan, kita menjaga persatuan kita. Dari Aceh hingga Papua, dari Mianggas hingga Rote, Indonesia adalah satu kesatuan masyarakat. Indonesia adalah satu bangsa. Kami juga terus memperkuat pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia. Melalui mekanisme nasional kami dan komitmen kami terhadap kewajiban hak asasi manusia internasional, sebutnya.

Hal itu, kata Sugiono, berjalan beriringan dengan upaya membangun ketahanan nasional Indonesia. Karena menurut Sugiono, hak asasi manusia bukan sekadar ketiadaan kekerasan, tapi juga mencakup pemastian bahwa masyarakat memiliki akses terhadap pangan, pendidikan, dan layanan kesehatan.

"Kepada para tetangga, sahabat, dan mitra kami, janganlah ada keraguan. Indonesia berdiri teguh hari ini, berlandaskan demokrasi, hak asasi manusia, dan supremasi hukum," imbuhnya.