"Namun, norma saja tidak cukup untuk membawa PBB menuju 2045. PBB di masa depan tidak boleh hanya menetapkan aturan, tetapi juga harus mampu menyelesaikan masalah," demikian pesan Arrmanatha dalam peringatan Hari PBB di Indonesia.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, dalam kunjungannya ke Jakarta pekan lalu, mengapresiasi Indonesia atas dukungannya terhadap multilateralisme dan PBB, termasuk melalui kontribusi dalam operasi pemeliharaan perdamaian.
"Terima kasih kepada Indonesia atas dukungannya terhadap multilateralisme dan PBB, termasuk melalui kontribusinya dalam operasi pemeliharaan perdamaian," kata Guterres dalam keterangan resmi dari Kantor PBB di Jakarta, Minggu (17/10).
Guterres juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam mendorong pembiayaan pembangunan yang inovatif serta memajukan aksi iklim.