Tanda-tanda yang tidak boleh diabaikan

Perubahan siklus menstruasi sering kali menjadi salah satu tanda awal. Menstruasi dapat menjadi tidak teratur, dengan volume darah yang lebih sedikit atau lebih banyak, sebelum akhirnya berhenti.

Gejala lainnya meliputi sensasi panas mendadak (hot flashes), keringat berlebih pada malam hari, gangguan tidur, kelelahan, perubahan suasana hati, vagina kering, ketidaknyamanan saat berhubungan seksual, serta menurunnya gairah seksual.

Namun, menstruasi yang terlewat tidak selalu berarti menopause. Kehamilan, gangguan tiroid, dan kondisi kesehatan lainnya dapat menyebabkan perubahan serupa. Pemeriksaan medis dapat membantu mengidentifikasi penyebab sebenarnya.

Estrogen berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Kehilangan hormon ini lebih awal dari yang seharusnya dapat meningkatkan risiko penurunan kepadatan tulang dan patah tulang.

Sebagian perempuan juga mengalami perubahan pada pola tidur, suasana hati, dan kesehatan seksual.

Dokter spesialis ginekologi dapat meninjau riwayat menstruasi, gejala, riwayat kesehatan keluarga, serta pengobatan yang pernah dijalani, kemudian merekomendasikan pemeriksaan yang sesuai.

Perempuan yang mengalami menstruasi tidak teratur atau tidak menstruasi sebelum usia 45 tahun sebaiknya berkonsultasi dengan dokter, terutama jika gejalanya berlangsung terus-menerus.

Apakah pengobatan dapat membantu mengatasi menopause dini?

Meskipun pengobatan tidak dapat diandalkan untuk memulihkan fungsi ovarium, penanganan dapat membantu meredakan gejala dan melindungi kesehatan jangka panjang.