NADIKABAR.COM — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini memastikan setiap layanan yang dihadirkan pemerintah berfokus pada masyarakat. Hal itu bertujuan agar masyarakat dapat mengakses pelayanan dengan mudah.
Dia juga menekankan bahwa pelayanan publik harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan kemudahan akses, integritas, dan inovasi. Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Jember menjadi salah satu wujud upaya tersebut dengan mengintegrasikan 279 jenis layanan dari 17 instansi dalam satu tempat, sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pemerintah secara lebih mudah dan efisien.
Hal tersebut diungkapkan Rini saat mengunjungi MPP Kabupaten Jember bersama Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin dan Bupati Jember Muhammad Fawait, Senin (26/10/2026).
"Pada prinsipnya, semua layanan yang kita berikan itu citizen centric, yaitu bagaimana masyarakat mendapatkan kemudahan dalam setiap layanan yang harus diberikan oleh pemerintah," ujar Rini dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).
Saat ini, MPP Kabupaten Jember melayani rata-rata sekitar 100-300 pengunjung setiap hari. Layanan unggulan yang banyak dimanfaatkan masyarakat meliputi administrasi kependudukan (adminduk), perizinan dan nonperizinan, serta layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
"Integrasi berbagai layanan tersebut diharapkan dapat memangkas hambatan birokrasi sekaligus memberikan pengalaman pelayanan yang lebih praktis bagi masyarakat," tuturnya.
Untuk memperluas jangkauan layanan, Pemerintah Kabupaten Jember juga mengembangkan inovasi MPP Mini di tiga kecamatan, yaitu Mayang, Jombang, dan Tanggul, yang telah beroperasi sejak Mei 2026. Inovasi ini menjadi upaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar mereka tidak selalu harus datang ke pusat pelayanan untuk mengakses kebutuhan administrasi tertentu.
Ke depan, pengembangan MPP Mini direncanakan dengan memperluas jangkauan pelayanan ke sejumlah kecamatan tambahan, salah satunya Kecamatan Kalisat. Perluasan ini diharapkan dapat meningkatkan pemerataan akses pelayanan publik, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.
Selain melalui layanan langsung dan MPP Mini, Pemerintah Kabupaten Jember juga menerapkan pendekatan omnichannel melalui layanan digital daring, anjungan mandiri, serta pelayanan jemput bola, khususnya bagi kelompok masyarakat rentan.
Rini juga menekankan bahwa pengembangan layanan digital perlu disertai pendampingan bagi masyarakat yang masih memiliki keterbatasan literasi digital. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dapat berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat akan akses pelayanan yang mudah, merata, dan inklusif.
"Melalui integrasi layanan, penguatan integritas, dan perluasan inovasi hingga tingkat kecamatan, MPP Kabupaten Jember diharapkan terus meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ungkapnya.
Manfaat integrasi layanan di MPP Kabupaten Jember juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah seorang warga, Zainal Rifin, mengaku terbantu saat mengurus Kartu Keluarga (KK) untuk menambahkan anggota keluarga baru. Dia menilai petugas memberikan pelayanan dengan baik dan membantu proses pengurusan dokumen.
"Proses pelayanan yang dijalani hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit," kata Zainal.
Pengalaman serupa disampaikan Haryanto yang datang bersama putrinya untuk mengurus revisi KTP elektronik dan akta kelahiran. Ia mengapresiasi petugas yang memberikan arahan secara jelas dan ramah. Menurutnya, kehadiran layanan jemput bola melalui Monalisa turut memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan.
Sementara itu, Rini Rahayati, Efi Fawzatun Nikmah, dan Rita juga merasakan manfaat layanan tersebut saat mengurus dokumen persyaratan keberangkatan ke Singapura. Mereka mengapresiasi kejelasan informasi serta transparansi biaya pelayanan.
Mereka berharap kualitas pelayanan yang telah berjalan baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, termasuk melalui penyediaan ruang pelayanan yang lebih luas agar masyarakat semakin nyaman.