Enam desainer yang berpartisipasi adalah Rizman Ruzaini dari Malaysia, GINLEE dari Singapura, Renz Reyes dari Filipina, Natacha Van dari Kamboja, THAT dari Vietnam, serta TANDT dari Thailand.

Dia menyebut kolaborasi tersebut mencerminkan komitmen ASEAN dalam meningkatkan kerja sama kebudayaan serta mempererat hubungan antarbangsa di kawasan.

Komitmen tersebut tercermin melalui Declaration on Cultural Heritage yang diadopsi ASEAN di Bangkok pada 25 Juli 2000, yang mengakui fesyen sebagai bagian dari warisan budaya populer kawasan.

Sebelumnya pada 26 Oktober 2026, Kementerian Pariwisata bersama Jakarta Fashion Week dan sejumlah mitra meresmikan pameran Waves of Weave di Museum Nasional Indonesia. Pameran tersebut menghadirkan kekayaan tekstil tradisional dan kebaya dari berbagai negara Asia Tenggara yang dapat dinikmati pengunjung hingga 8 Januari 2027.